Cyber & Digital Bullying: Jarimu, Harimaumu!

Awalnya, hanya chatting atau ngobrol via WA (WhatsApps). Intip-intip dan lihat-lihat status teman-teman, terus mengomentari status, hingga suatu hari hati merasa tersindir dengan beberapa status teman itu.

Lalu apa? Mulailah babak ‘pembalasan’ menulis status sindirian berlarut-larut, kemudian tanpa sadar membuat emoticon balasan dan ancaman dan biasanya akan berakhir dengan pemblokiran nomor teman tersebut. Benar tidak?

Kalau hanya sesekali Anda merasakannya, dan masih bisa bertoleransi terhadapnya tak menjadi masalah. Namun jika status sindiran dan lainnya itu terjadi kepada Anda berkali-kali secara terus-menerus, sampai akhirnya Anda merasa frustasi dan depresi karena sudah tak mampu lagi menghadapinya lagi. Itu artinya Anda sudah menjadi korban cyber bullying!

ilustrasi : hastac.org

Cyber Bullying / Bullying Digital
Adalah segala bentuk kekerasan yang dialami oleh anak, remaja, bahkan orang dewasa melalui melalui dunia cyber atau internet.

Misalnya, Anda disindir, diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh orang lain melalui internet, teknologi digital atau telepon seluler, chatting room Aplikasi (Yahoo Messenger, Google Talk, WhatsApps, Line, dll) E-mail, SMS, dan sebagainya

Dengan cara apa mereka mengintimidasi, menakuti, dan menyakiti Anda? Bisa dengan berbagai cara dan bentuk, mulai dari tulisan, gambar, foto, video, atau bahkan emoticon.

 

Faktanya..
Pertama, cyber bullying itu ternyata lebih menakutkan dan berbahaya karena Anda merasa lebih takut ditindas melalui internet/online dibanding di dunia nyata

Kedua, berdasarkan berita dari Latitude News, Indonesia ternyata memiliki kasus CYBER BULLYING TERTINGGI KEDUA di DUNIA setelah Jepang.

Ketiga, sekitar 74% kasus Cyberbullying di Indonesia dilakukan melalui media sosial Facebook dan 44% melalui medsos lainnya.

Keempat, tidak menutup kemungkinan korban Cyber bullying akan menjadi pelaku bullying juga. Nah, berhati-hatilah!

 

Dok. kentangbunder

Seminarnya..
Tak ingin menjadi korban dan pelaku bullying kan?

SMP Al-Alzhar 22 beberapa waktu lalu mengadakan seminar yang bertema “Stop Narkoba & Bullying” untuk siswa dan siswinya. Pembicara utamanya adalah Haniz Hidayat, S.Sos untuk kedua tema tersebut.

Dalam seminar tersebut, Kak Haniz yang merupakan Konselor dan Staf Senior di Unit Narkoba RS Bhayangkara Sespimma Polri Jakarta memaparkan berbagai faktor dan fakta penting mengenai bahaya narkoba dan bullying.

Tak hanya soal bullying secara fisik, tapi juga bullying secara digital atau istilah kerennya cyber bullying.

Siswa dan siswi SMP Al-Azhar 22 diberikan pengertian dan pemahaman serta cara-cara jitu untuk menghindarkan diri menjadi korban atau pelaku bullying. Kak Haniz pun berkolaborasi dengan teman-teman dari Teater 100 Pecandu yang mengilustrasikan materi seminar hari itu.

Seperti apa seminarnya? Klik link yang ini ya..
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=o3-pN_QypeM[/embedyt]

Ingin tahu lebih jauh mengenai Cyber Bullying?
Gampang, tinggal kontak telepon, email, atau sosial medianya saja, kok.

Info hubungi:

WA/Telp : 0812 9069 1623/24

Email : haniz.hidayat@gmail.com

IG: @hanizkentangbunder

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*