Kunci Keselamatan Berkendara

Berapa kali dalam sehari Anda melihat kecelakaan lalu lintas di jalan? Berapa kali Anda mendengar kabar, melihat langsung, atau mendapat informasi dari media sosial berita kecelakaan di jalan yang akhirnya menimbulkan kemacetan panjang? Risiko kecelakaan berkendara memang tak dapat dihilangkan namun sebenarnya bisa ditekan semaksimal mungkin!

Menurut data dari Korlantas Mabes Polri, sebanyak 66% faktor penyebab kecelakaan lalu lintas adalah manusia. Nah, makanya risiko kecelakaan berkendara itu bisa ditekan dan dihindari semaksimal mungkin karena penyebab kecelakaan lalu lintas itu adalah KITA, MANUSIA. Kitalah sebenarnya kunci keselamatan berkendara!

Saya penasaran nih jadinya, berdasarkan pengamatan dan pengalaman Anda, kira-kira kecelakaan kendaraan apa yang cenderung dan rentan terjadi? Kalau menurut saya jawabannya sepeda motor. Kenapa sepeda motor?

Menurut saya, kendaraan beroda dua ini memang berisiko tinggi dan nggak disangkal lagi berdampak langsung terhadap penggunanya. Yang jelas, sepeda motor itu nggak dilindungi rangka kendaraan, dan relatif sulit terlihat karena bisa nyelip-nyelip dan tahu-tahu nongol di samping kita, kan? Belum lagi pengendaranya cenderung rawan kehilangan keseimbangan, dan yang pasti rentan terhadap angin yang berasal dari segala arah. Jadi, nggak heran kalau Kepolisian Republik Indonesia mendata sebanyak 70% korban kecelakaan berkendara yang meninggal dunia adalah para pengguna sepeda motor.

Nah, balik lagi ke faktor penyebab terjadinya kecelakaan berkendara yang paling besar, yaitu MANUSIA. Manusialah yang harus sadar. Sadar berperilaku, konsentrasi, selalu melakukan efekftif, dan meningkatkan keterampilan kita berkendara.

Mengingat pentingnya keselamatan di jalan raya ini, teman-teman dari Sari Husada dan Nutricia Medan, Sumatera Utara mengadakan training teori dan praktek keselamatan berkendara dengan para trainer dari Defensive Indonesia selama 3 hari di Hotel Putra Melia, Medan. Peserta training teori dan praktek yang berjumlah 55 orang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

Mereka semua antusias sekali mengikuti training keselamatan berkendara ini. Sharing pengalaman dan pengetahuan tumpah di ruang diskusi bersama para trainer bersertifikasi dari Defensive Indonesia.

Beberapa peserta pun berkomentar bahwa training ini sangat bermanfaat. Mereka jadi lebih paham pentingnya keselamatan berkendara di jalan. Selain itu mereka pun jadi mengerti cara-cara pengereman yang baik dan benar, paham tentang fungsi helm, dan jadi lebih mengenal sepeda motornya, dan sebagainya. Tak hanya ekspresi serius yang terlihat dari wajah-wajah peserta, gelak tawa pun terkadang terdengar dari ruang diskusi.

2

3

4

6

10

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*