Pesantren Kilat Anak-Anak: “Suka Cita Ramadhan di Masjidku” 2016

Hampir 100 anak peserta Pesantren Kilat Anak-Anak tahun 2016 di Masjid Bani Umar, Bintaro tertawa gembira ketika Kak Haniz ‘Kentangbunder’ Hidayat menyampaikan materi pembukanya. Mulai dari belajar senyum, bermain warna, dan di akhir sesi tersebut, Kak Haniz mengajukan pertanyaan kepada para peserta pesantren kilat anak-anak yang rata-rata kelas 3-6 sekolah dasar.

“Adik-adik, sebutkan warnanya ya. Ingat, warnanya saja, lho ya!” Anak-anak mulai berteriak menyebutkan satu persatu warna yang tertampil di slide. “Hijau! Biru! Merah! Ungu! Orange! Hitam! Kuning! … Me..bir… hit..kuni…”
Tiba-tiba suara teriakan lantang mulai berganti dengan suara teriakan ragu. Ssttt…ternyata semua guru dan panitia yang hadir di ruangan itu ikut menyebutkan satu persatu warna yang tertampil di slide.

“Hahaha… ya, ya, oke.. kenapa adik-adik? Berlibet-libet ya? Kakak tadi minta adik-adik sebutkan warnanya saja, kan? Bukan tulisannya, lho! Hihihi.. Nah, kenapa ya bisa berlibet begitu? Ada yang tahu?” tanya Kak Haniz kepada para peserta pesantren kilat anak-anak. Mendadak seorang anak berperawakan gemuk berbaju koko dan berpeci mengangkat tangannya dan maju ke depan.

H: “Nama kamu siapa?”
P: “Atala, Kak.”

H: “Tahu kenapa kita jadi berlibet ketika menyebutkan warna-warna di slide tadi?”
P: “Iya tahu, Kak. Soalnya, otak kanan dan otak kiri kita tubrukan, Kak. Jadinya berlibet gitu deh!”

H: “Ya, benar sekali! Kamu pinter juga nih! Kakak panitia, hadiah yang sudah disediakan tadi, saya boleh kasih ke Atala?” Kak Haniz segera memberikan hadiah kepada Atala, salah satu peserta

Tak lama setelah itu, Kak Haniz mulai membawakan materi utama tentang “Makanan & Minuman Halal & Haram” dengan gembira dan asyik. Peserta diajak untuk selalu ikut berpartisipasi dan terlibat saat Kak Haniz memberikan materinya.

Di sela-selanya, Kak Haniz selalu mengulang dan bertanya kembali kepada anak-anak seputar materi yang baru saja dibahasnya. Anak-anak terlihat sangat antusias mengangkat tangan dan menjawab setiap pertanyaan Kak Haniz yang selalu berhadiah. “Siapa yang tahu apa saja ciri-ciri makanan dan minuman yang halal dan haram?”

Kak Haniz juga mengajak anak-anak peserta pesantren kilat bermain games, melakukan aktivitas fisik ringan untuk menghangatkan, mengkompakkan, dan tetap bisa konsentrasi mengikuti sesi itu sampai selesai. Alhamdulillah… menyenangkan, nggak membosankan, atau mengantuk meski sedang berpuasa.

Seperti apa sih, suasana acara pesantren kilatnya? Ini dia foto-fotonya. Eh, ada foto kamu juga nggak di sana? 🙂

1

2

4

IMG_20160619_130819

IMG_20160619_132030

IMG_20160619_134110

 

 

1 Trackback / Pingback

  1. Mendongeng di Pesantren Kilat untuk Anak TK di Masjid Bani Umar, Bintaro – Kentangbunder

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*